Pelindo II Belajar Implementasi Sistem Manajemen dan Inovasi ke Pupuk Kaltim

Manajemen Pupuk Kaltim menerima kunjungan Pelindo II terkait implementasi sistem manajemen dan inovasi (Foto: Bentara)

Bentara. Optimalkan transformasi dan pengelolaan bisnis, PT Pelindo II (IPC) lakukan benchmark implementasi sistem manajemen dan inovasi ke Pupuk Kaltim, sekaligus mendukung visi perusahaan menuju World Class Company di tahun 2020. Hal ini melihat tingginya produktivitas Pupuk Kaltim secara kinerja maupun inovasi, sehingga mampu meraih pengakuan melalui sejumlah penghargaan di tingkat Nasional maupun Internasional.

Deputy Vice President Penyusunan Standar Prosedur Operasi IPC Oka Sudarsono, mengatakan implementasi sistem manajemen dan inovasi Pupuk Kaltim merupakan salah satu instrumen terbaik di Indonesia, dilihat melalui penerapan ISO, SNI maupun Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) yang membawa Pupuk Kaltim sebagai salah satu perusahaan di level Industry Leader.

Capaian tersebut pun menjadi dasar benchmark Pelindo II, untuk dijadikan rujukan dalam pengelolaan transformasi bisnis perusahaan secara berkesinambungan hingga 2024. Apalagi standar KPKU Pelindo II dengan skor 616, masih butuh banyak perbaikan dalam memaksimalkan kinerja di segala bidang.

“Untuk standar KPKU Pelindo II masih jauh dibawah (Pupuk Kaltim), makanya kami diminta Direksi untuk belajar untuk mengotimalkan implementasi transformasi bisnis kedepannya,” ujar Oka Sudarsono, saat diterima di Ruang Rajawali Kantor Pusat Pupuk Kaltim, Kamis (9/1) pagi.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, menyambut positif benchmark Pelindo II terkait implementasi sistem manajemen dan inovasi, guna memaksimalkan transformasi bisnis perusahaan. Dikatakan Soesilo, implementasi kinerja Pupuk Kaltim berbasis Baldrige Excellence Framework yang secara konsisten diperbaiki dan ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Begitu pula pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan daya saing perusahaan, dilaksanakan melalui penerapan digitalisasi industri secara menyeluruh di berbagai sektor. Upaya tersebut pun meningkatkan capaian skor KPKU Pupuk Kaltim menjadi 692 di tahun 2019, dengan target 700 di tahun 2020.

“Ini komitmen Pupuk Kaltim untuk menjadi perusahaan terbaik secara nasional dan global. Begitu juga dengan Pelindo II, semoga benchmark ini bermanfaat untuk pencapaian visi perusahaan,” kata Soesilo.(*)